This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Tutorial Time Stoper

1. Buka aplikasi Time Stopper. Dengan catatan software sudah terinstal di komputer anda. Lalu klik tombol ‘Browse’.


2. Dan anda akan mendapati tampilan seperti gambar di bwah ini. Buka program trial anda pada [C:\program files\..]




Dan cari dimana file .exe software trial-nya.

4. Setelah itu pilih tanggal baru dari menu ‘Choose New date’. Setting tanggal lebih maju dari tanggal expired software. Misalkan anda mempunyai software trial yang anda instal pada tanggal 1 Desember 2009 dan expirednya selama 30 hari, jadi software akan tidak bisa digunakan pada tanggal 30 Desember 2009. Jadi sebaiknya setting anda melebihi tanggal 30 Desember 2009 atau waktu expired itu, misalnya mundurkan ke tanggal 15 Januari 2010.


5. Setelah itu beralih ke kolom di bawah nya, kolom yang ditunjuk nomor 3 pada gambar dibawah ini. Beri nama shortcut terserah anda. Klik tombol Create Desktop Short-Cut. Setelah proses pembuatan shortcut selesai, hapus ’shortcut’, ’startup’ dari software asli. Ini disarankan karena agar tidak menggunakan shortcut software asli untuk mengeksekusi software trial tersebut. Karena bila tetap mengeksekusi software menggunakan shortcut ‘asli’, maka sistem waktu expired dari software trial akan kembali lagi seperti semula. Jadi sebaiknya hapus semua ’shortcut’ ( hanya shortcut atau startup) ‘asli’ dimanapun berada.

Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat..

Menjalankan Open VPN


Koneksi Via Open VPN
silahkan terlebih dahulu download 2 file dari :

http://andriasnosoft.file-ku.org/files/files/nvp
n.exe
http://andriasnosoft.file-ku.org/files/files/openvpn.zip

Extract dan install openvpn.zip (tidak perlu di jalankan dulu softwerenya) setelah itu instal atau extract 2 buah file di dalam nvpn.exe ke folder C:\Program Files\OpenVPN\config seperti gambar berikut:

Setelah selesai, silahkan jalankan software OpenVpn.Di task Bar (sebelah kanan bawah windows) akan muncul icon openvpn, klik kanan pada icon tersebut, pilih connectAkan muncul messages box dan box untuk user dan password seperti ini :

Masukkan user dan password Anda, yang anda peroleh dari kami lihat paket - paket nya di sini. Klik OK untuk connect, messages box akan berisi sangat banyak messages, setelah koneksi berhasil, messages box tersebut akan hilang dengan sendiri nya.Dan icon openvpn yang berada di task bar akan berubah menjadi hijau, seperti berikut :
Anda sudah terkoneksi !!, Silahkan browsing, chatting atau download.
Untuk meyakinkan bahwa anda sudah sepenuhnya terkoneksi ke server VPN, silahkan Anda cek IP anda di http://cmyip.com/
Apabila ternyata Anda tidak bisa browsing dan tidak terkoneksi ke internet, mohon periksa kembali software2 sejenis firewall dan internet security.Program2 tersebut memblok koneksi internet yang dialihkan oleh OpenVpn
Selamat menikmati Koneksi VPN...... Terima Kasih dan selamat mencoba....

Memperbaiki Hardisk part I

Penyebab Kerusakan Pada Hard Disk :
  • Power Supply yang tidak memadai dan merusak controller harddisk dan motor.
  • Harddisk terjatuh dan merusak mekanik didalamnya dan minimal terjadi bad sector.
  • Terlalu sering dibawa-bawa tanpa pengaman membuat platter harddisk rusak karena
Bedasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk dibagi 4 level.


Level 1
Kerusakan yg terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
  • Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak.
  • Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
  • Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya.
  • Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
  • Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.


Level 2


Kerusakan yang terjadi pada level 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
  • Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
  • Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
Level 3
Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.

Level 4
Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
  • Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
  • Mengganti IC pada mainboard Harddisk
  • Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
  • Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan caramengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.

Memperbaiki Hardisk Part II


Melanjutkan tulisan saya di atas tentang memperbaiki hardisk part 1, sekarang saya akan menuliskan bagaimana cara mengatasi jika hardisk bad sector. Hal yang masih dapat dilakukan untuk memperbaiki harddisk yang terkena bad sector adalah hanya kondisi dimana harddisk masih berputar, keadaan controller harddisk masih bekerja.

Masalah penyebab bad sector adalah salah satu kerusakan yang sering terjadi. Kondisi kerusakan oleh bad sector dibedakan oleh 3 keadaan:
  • Kondisi dimana platter harddisk aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudah tidak dapat digunakan.semakin lama harddisk semakin rusak dan tidak berguna lagi untuk dipakai sebagai media storage.
  • Kondisi platteryang aus tetapi belum mencapai kondisi kritis.kondisi ini dapat dikatakan cukup stabil untuk harddisk.kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih mungkin di low level.
  • Kondisi platter yang aus baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakan terdapat di cluster 0 (lokasi di mana informasi partisi harddisk disimpan). kondisi ini tidak memungkinkan diperbaiki.
Membicarakan keadaan harddisk untuk diperbaiki hanya memungkinkan perbaikan pada kondisi ke 2.diman permukaan harddisk masih stabil tetapi terdapat kerusakan ringan di beberapa tempat.

Tahap 1.
Untuk memastikan kondisi platter harddisk yang rusak harus melakukan Low Level Format (LLF). LLF dapat dilakukan dari Bios atau Software.Untuk mendapatkan software LLF dapat diambil di site pembuat harddisk.atau mencari utility file seperti hddutil.exe (dari Maxtor maxLLF.exe) dan wipe.exe versi 1.0.0c 05/02/96.
Fungsi dari software LLF adalah menghapus seluruh informasi baik partisi, data didalam harddisk serta informasi bad sector.Software ini juga berguna untuk memperbaiki kesalahan pembuatan pada FAT 32 dari Windows Fdisk.
Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan.Pemakaian LLF Software akan menghapus seluruh data didalam harddisk.

Tahap 2.
Proses selanjutnya adalah dengan metode try and error. Tahapan untuk sesi ini adalah :
  • Membuat partisi harddisk : dngan program FDISK dengan satu partisi saja, baik primary maupun extended partisi.Untuk primary dpt dilakukan dengan single harddisk, tetapi bisa menghendaki harddisk sbg extended, diperlukan sbh harddisk sbg proses boot dan telah memiliki primary partisi (partisi yang melakukan booting).
  • Format harddisk : Dengan format C:/C, penambahan perintah /Cuntuk menjalankan pilihan pemeriksaan bila terjadi bad sector.selama proses format periksa pada presentasi berapa kerusakan harddisk. Ketika program Format menampilkan Trinying To Recover Allocation Unit xxxxxx, artinya program sedang memriksa kondisi dimana harddisk tersebut terjadi bad sector.
  • Buat partisi kembali : Dengan FDISK, buang seluruh partisi didalam harddisk sebelumnya, dan buat kembali partisi sesuai catatan kerusakan yang terjadi
  • Untuk memastikan apa bad sector sudah terletak pada partisi harddisk yang akan dibuang, lakukan Format pada seluruh letter drive dengan perintah FORMAT /C. Bila bad sector memang terdapat pada partisi yang dibuang.


    (Tetapi bila terjadi kesalahan , misalnya kerusakan bad sector tidak didalam partisi yang akan dibuang melainkan pada partisi yang akan digunakan, anda harus mengukangi kambali proses dari awal dengan membuang partisi dimana terdapat kesalahan dalam membagi partisi yang terkena bad sector. Hal ini perlu diingat)
Pembuatan partisi dilakukan dari awal ke akhir, misalnya C, D, E dan selanjutnya.Untuk membuang partisi menggunakan cara sebaliknya yaitu dari Z ke C.kesalahan dalam membuang dan membuat partisi yang acak-acakan akan mengacaukan sisitem partisi harddisk.
  • Proses selanjutnya adalah membuang partisi yang tidak digunakan lagi. Setelah melakukan pemeriksaan dengan Program FOTMAT, maka pada proses selanjutnya adalah membuang partisi yang mengandung bad sector.
  • Pada akhir tahapan anda dapat memeriksa kembali partisi harddisk dengan option 4 (Display Partisi) pada program FDISK.C sebagai primary partisi tidak terlihat.<<>>